Membuat Artikel atau Konten yang Menarik bagi Pencari dan Search Engine dengan SEO - Komunitas Belajar Bisnis Bersama

Membuat Artikel atau Konten yang Menarik bagi Pencari dan Search Engine dengan SEO

Bagaimana Kelanjutan Kasus Pajak Google dan Facebook di Indonesia
March 8, 2017
Membuat Konten yang Cocok dengan Value Bisnis
April 5, 2017

Membuat Artikel atau Konten yang Menarik bagi Pencari dan Search Engine dengan SEO

 

Di dalam Topik SEO ada beberapa pertanyaan yang menarik, seperti pertanyaan-pertanyaan berikut:

Apa Perbedaan SEO dan SEM?

Bagaimana Mesin Pencari (Search Engine) seperti Google bekerja?

Kenapa ketika kita melakukan optimasi kita harus memperhatikan Cara Kerja Mesin Pencari (Google) dan juga orang yang melakukan pencarian?

 

SEO. SEM Serupa tapi tak sama

Yup, SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing) memang sama-sama terdapat di dalam mesin pencarian seperti Google, akan tetapi SEO dan SEM bekerja dengan cara yang cukup berbeda.

Secara sederhana, SEO adalah upaya membuat website kita yang secara natural menjadi muncul di dalam hasil pencarian para pengguna internet atau pengguna mesin pencari. Sementara SEM adalah iklan yang muncul di dalam mesin pencarian, ketika ada pengguna internet yang melakukan pencarian di mesin pencari.

Sampai sini apakah cukup jelas perbedaan SEO dan SEM?

  • Hasil Pencarian yang merupakan Iklan berbayar à SEM
  • Hasil Pencarian Organik à SEO
  • Merubah Teks dalam Website agar mendapatkan hasil Ranking lebih tinggi dalam hasil Pencarian à SEO
  • Menggunakan budget untuk melakukan bid agar mendapatkan Ranking hasil Pencarian lebih tinggi à SEM

Kira-kira itulah beberapa perbedaan antara SEM dan SEO, SEM menggunakan platform iklan berbayar untuk mendapatkan posisi hasil pencarian di mesin pencari. Sedangkan SEO menggunakan isi website untuk mencapai posisi di hasil pencarian secara organik.

Ayo kita bahas SEO

Seperti sebelumnya dibahas, SEO adalah tentang membuat persiapan yang cukup terhadp website kita untuk mendapatkan hasil sebaik mungkin dari hasil pencarian di mesin pencari, dan persiapan ini merupakan hal yang cukup krusial atau penting dalam persaingan hasil pencarian.

Ada sebuah fakta bahwa 95% pengguna mesin pencari di Internet terus melihat daftar hasil pencarian di halaman pertama, maka semakin tinggi peringkat kita di hasil pencarian maka semakin baik kan?

Untuk melakukan hal ini, kita perlu mengetahui bagaimana mesin pencari bekerja. Contohnya seperti Google, yang dikenal sebagai mesin pencari terbaik saat ini di Internet. Akan tetapi jangan juga melupakan bahwa masih ada mesin pencari lainnya selain Google.

Google memulainya dengan melakukan ‘Crawling’ atau merayapi website-website yang ada, lalu masuk ke dalam link-link dari halaman yang ada di website-website tersebut, Google secara terus menerus mengumpulkan data tersebut sebanyak mungkin.

Setelah melakukan ‘Crawling’ tersebut Google menaruh link-link halaman website di dalam index-nya Google, lalu Google langsung mengurutkan index-index tersebut berdasarkan konten dan fitur-fitur lainnya yang berhubungan dengan kata kunci yang dicari oleh user.

Jadi, ketika seseorang melakukan pencarian, Google langsung me-Ranking untuk si pencari tersebut. Dalam hal ini Google menggunakan Algoritma untuk mengetahui apa yang sebenarnya dicari oleh si user tersebut, lalu memberikan hasil pencarian paling relevan dengan apa yang dicari.

Maka dari itu kita harus membuat situs kita se-menarik mungkin, baik untuk ‘robot’-nya Google, maupun untuk user yang mencari. Ketika kita sudah menjadikan website kita menarik bagi si pencari maupun Robotnya Google, kita akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal dalam SEO.

Secara umum, ada 3 elemen dari hasil pencarian yang harus kita perhatikan, walaupun masing-masing Search Engine akan selalu melakukan peruban dalam elemen-elemen tersebut seiring dengan perilaku pengguna mereka.

3 Elemen tersebut adalah:

  1. Title (Judul) adalah nama dari halaman web dan nama website itu sendiri.
  2. URL adalah alamat dari halam website yang di index oleh Google.
  3. Deskripsi adalah kesimpulan singkat mengenai isi yang ada di dalam halaman tersebut.

Nah, dalam menyajikan ketiga elemen tersebut, Search Engine akan melihatnya sebagai suatu bagian dari sebuah kode tertentu, sedangkan orang yang mencari akan melihatnya sebagai informasi dalam halaman hasil pencarian mereka. Dimana hasil pencarian tersebut sudah teratur dan menyediakan link-link yang dapat di klik oleh si pengguna.

Mesin pencari dan penggunanya akan melihat hasil pencarian sebagai sesuatu yang berbeda, dan kita harus mempersiapkan website kita dengan cara yang berbeda pula agar keduanya (baik mesin pencari dan penggunanya) mendapatkan hasil yang maksimal juga. Akan tetapi biasanya keduanya sama-sama berkaitan dan saling mempengaruhi.

Untuk menjadikan website kita siap untuk terlihat di mesin pencari, pastikan website kita ternavigasi dengan baik secara struktur website, sehingga robot Google akan melakukan ‘Crawling’ secara lebih maksimal. Ada beberapa cara untuk menjadikan website kita terstruktur dengan baik antara lain:

  1. Judul halaman haruslah unik, tepat, dan menunjukkan isi dari halaman web kita.
  2. Jangan menggunakan Judul (title) yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan halam web kita.
  3. Jangan menggunakan judul halaman default seperti ‘New Page’ atau ‘Untitled’
  4. Buatlah deskripsi yang berbeda antar halaman, terutama apabila kita memiliki banyak halaman dalam website kita
  5. Jangan memberikan deskripsi yang tidak ada hubungannya dengan isi halaman website kita.
  6. Gunakan nama domain yang mudah dibaca dan deskriptif dalam menggambarkan isi website kita secara keseluruhan.
  7. Jangan menggunakan URL atau alamat halaman yang rumit.
  8. Buatlah URL yang mudah dibaca sebagai sub halaman anda seperti yourdomain.com/mysubpage

8 hal ini akan membuat website kita akan menarik bagi mesin pencari dalam melakukan ‘crawling’ nya.

Sekarang bagaimana caranya membuat hasil pencarian di Halamannya Google menarik bagi pengguna atau si pencari?

Ketika melakukan optimisasi untuk robotnya Google kita ‘mengakali’ URL dan kata-kata di dalam halaman web kita, sedangkan untuk pengguna/pencari kita harus melakukan yang disebut sebagai merangkai isi dari halaman web kita.

Konten yang kuat, interaktif, dan berguna akan selalu mempengaruhi hasil pencarian, dibandingkan dengan konten yang kurang memiliki ketiga hal tersebut.

Orang suka untuk membagikan konten yang bagus melalui sosial media, blog, email, dan lainnya. Kekuatan rekomendasi konten web dengan cara ‘mulut ke mulut’ atau word-of-mouth selalu saja menjadikan website dengan konten yang baik dan bagus mendapatkan pengunjung yang banyak dan juga berulang.

Memang disadari bahwa tidak setiap orang adalah penulis yang baik, akan tetapi coba ikuti beberapa panduan untuk menjadikan tulisan kita menjadi lebih baik. Pertama, cobalah membuat tulisan yang mudah untuk dibaca dan diikuti.

Selanjutnya, atur isi tulisan kita agar tetap fokus pada suatu topik. Membuat tulisan yang runut dan logis membuat pembaca mendapatkan apa yang mereka cari dengan lebih cepat.

Jangan lupakan untuk menarik perhatian para pembaca dengan menggunakan gambar. Sertakan ‘caption’ atau keterangan terhadap gambar, memberikan keterangan penting dalam bentuk teks lebih baik daripada dalam bentuk gambar.

Pastikan secara reguler mengisi website kita dengan konten-konten baru. Rutinitas mengisi konten baru ini akan membuat pengunjung rutin anda akan datang kembali, dan pengunjung baru akan terus berdatangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *